Belajarlah Bersabar Saat Dihina


* Belajarlah Bersabar Saat Dihina, Karena yang Menghinamu Pastinya Tidak Akan Lebih Baik Darimu *

Bila ada yang menghinamu dengan bahasa yang tidak pantas, tentu sesal dan marah seketika bergema dihati.

Tapi, jangan sampai kamu membiarkan itu membubuh dan berubah menjadi dendam, karena kamu mempunyai keharusan untuk meredamnya.

Iya, belajarlah bersabar saat kamu dihina, sadarlah bahwa yang menghinamu sebenarnya tidaklah lebih baik darimu. Mengapa? Karena bila memang ia baik, tentu ia akan selalu menjaga hati dan mulutnya untuk mulia pada siapapun.

*Jangan Sampai Kamu Terpancing Untuk Emosi, Bila Tidak Kamu Akan Sama Hinanya Dengan Yang Menghinamu*

Maka, jangan sampai kamu terpancing emosi, bila tidak kamu akan samahinanya dengan yang menghinamu.

Jadi biarkan saja dia yang menghinamu dengan ucapan tak pantasnya, dengan ucapan kotornya, dan dengan hatinya yang sombong, asal kamu tetap ingat untuk selalu membijakkan hatimu agar tetap sabar dan ikhlas.

* Kamu Harus Sadar Bahwa Sakit Hatimu Telah Allah Lihat, Maka Kembalikan Saja Semuanya Kepada Allah*

Kamu harus sadar bahwa sakit hatimu telah Allah lihat, maka kembalikan saja semuanya kepada Allah.

Kamu tidak usah repot-repot mendongkol untuk membenci atau ingin membalas, cukupkan saja hatimu dengan sabar, karena pastinya Allah melihat usahamu yang demikian.

* Jangan Membencinya, Karena Saat Kamu Membenci Disitulah Letak Kehinaanmu Yang Sebenarnya*

Jangan membencinya, karena saat kamu sampai buang-buang waktu untuk membencinya, disitulah letak kehinaanmu yang sebenarnya.

Mengapa? Karena saat benci mengelabuhi hatimu, tentu untuk membalas menghinapun tidak akan sulit bagimu, sehingga akahirnyapun kamu tidak ada bedanya dengan dia yang menghinamu.

* Biarlah Ia Berkata Seenaknya Padamu Dengan Kalimat Yang Tak Pantas, Tapi Pastikan Hatimu Tetap Dengan Syukur Dan Sabar*

Biarlah ia berkata seenaknya padamu dengan kalimat yang tidak pantas, tapi pastikan hatimu tetap dengan syukur dan sabar.

Bersyukurlah bahwa dengan kejadian yang demikian kamu bisa belajar untuk tidak berbuat demikian pada siapapun dan dalam kondisi apapun.

* Ingatlah Bahwa Pembalasan Itu Nyata, Dan Pastinya Ia Yang Menghinamu Akan Ada Pada Posisimu Dilain Kesempatan*

Kamu harus selalu ingat bahwa yang namaya pembalasan itu nyata, kapan? Saat Allah telah berkehendak, sebab yang mempunyai hak untuk membalas perbuatan buruk ataupun baik itu hanya Allah, karena Allah-lah tuhan yang maha adil dalam memberi pembalasan.

Dan tentang dia yang menghinamu, biarlah ia senang karena telah merasa diatasmu, tapi pastinya suatu saat nanti ia akan ada diposisimu, karena pastinya waktu akan segera berputar.

Oleh : Lailiyatus Sa’adah

Iklan

20 Comments

          1. Hahaha… 😁
            Tapi biasanya sih kalo saya dihina saya menahan emosi, atau segera berlalu meninggalkan org itu. Tp tak jarang juga saya balas dengan kata-kata hikmah yg sbnrnya, supaya org itu malu sendiri. Tp cara ini mungkin tidak tepat, lebih baik diam ya…

            Disukai oleh 1 orang

  1. Klo cuma hinaan atas diri sendiri sih klo aku boleh lah ditahan, tapi klo keluarga dan agamaku dihina…pasti akan aku terjang..😁😁 sabar2….mau sabar gimna? Pamanku aja yg dari lahir namanya Sabar aja ga akan sabar hi..hi..hi

    Disukai oleh 1 orang

  2. Tulisan yang menginspirasi hati …
    Tanamkan aja mindset “Orang yang menghina kita adalah orang yang kurang perhatian dari orang lain” jadi kita ga usah mempedulikan & anggap sebagai angin lalu, masuk telinga kiri keluar dari telinga kanan, ga usah masukin ke dalam hati, secara tidak langsung membuat orang yang mencemooh kita capek & merasa ga di pedulikan, jadi’y dia berhenti sendiri …

    Disukai oleh 1 orang

  3. ada kisah menarik pd zaman Rasulullah saw:
    “suatu waktu Rasulullah saw sedang duduk2 bersama s. abu bakar, tak lama berselang datanglah se2orang yg tiba2 memarahi, menghina bhkan mencaci maki Abu bakar.., mendengar hinaan n cacian org itu, Abu bakar tdk membalas sedikitpun beliau hnya diam n bersabar., melihat Abu bakar diam n bersabar maka Rasulullah saw yg berada disamping Abu bakar tersenyum. lantas org yg td menghina itu kembali memarahi, menghina n mencaci maki Abu bakar dgn lebih parah dari hinaan n cacian yg pertama td, namun tetap saja Abu bakar diam n bersabar bahkan Rasulullah saw pun kmbali tersenyum melihat sahabatnya itu. orang yg menghina tsb tidak putus asa, kembali ia memarahi, menghina n mencaci maki Abu bakar, tp kali ini hinaan n caciannya sungguh sangat terlalu sehingga membuat Abu bakar tak lagi diam, bahkan membalas n memarahi orang tsb.. melihat sahabatnya begitu, Rasulullah saw yg awalnya senyum tiba2 berdiri n segera meninggalkan Abu bakar.., lantas Abu bakarpun meninggalkan org tsb n mengejar Rasulullah saw sembari bertanya keheranan: “ya Rasulallah, kenapa pd saat org itu menghina n mencaciku anda tersenyum, pun utk kali kedua org itu menghinaku anda jg masih tersenyum, namun disaat ketiga kalinya org itu menghinaku n aku membalas n memarahinya Anda malah berdiri n segera pergi meninggalkanku, kenapa ya Rasul..? tanya Abu bakar penasaran.
    maka Rasulullah saw pun menjawab: “wahai sahabatku ketahuilah, disaat kali pertama org itu menghina n mencacimu tp engkau diam n bersabar, aku melihat para malaikat datang duduk menghampirimu, n pd kali kedua jg ketika org itu menghinamu namun engkau tetap diam n bersabar, sungguh aku melihat para malaikat semakin banyak yg datang mendekatimu, namun ketika hinaan yg ketiga n engkau membalas n memarahi org itu, aq melihat para malaikat lari darimu n berganti para setan yg berkumpul menghampirimu, sementara aku tidak mau berdekatan dgn setan2 itu, karena itu aku segera meninggalkanmu.. Subhanallah pelajaran yg menarik, yg mudah2an bs kt aplikasikan..
    sabarlah jk dimarahi..
    sabarlah jk dihina..
    sabarlah jk dicaci..
    dan sabarlah jk diblokir tp jgn diam tanyakan knp..? hiiii

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s