Sakit!!! Stop Mengeluh


Hidup ini tidak lepas dari cobaan dan ujian, bahkan cobaan dan ujian merupakan sunatullah dalam kehidupan.

Manusia akan diuji dalam kehidupannya baik dengan perkara yang tidak disukainya atau bisa pula pada perkara yang menyenangkannya.

Allah ta’ala berfirman yang artinya:

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan mengujimu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kami-lah kamu dikembalikan.” (QS. al-Anbiyaa’: 35).

Sahabat Ibnu ‘Abbas -yang diberi keluasan ilmu dalam tafsir al-Qur’an- menafsirkan ayat ini:

“Kami akan menguji kalian dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan penyakit, kekayaan dan kefakiran, halal dan haram, ketaatan dan kemaksiatan, petunjuk dan kesesatan.” (Tafsir Ibnu Jarir).

Dari ayat ini, kita tahu bahwa berbagai macam penyakit juga merupakan bagian dari cobaan Allah yang diberikan kepada hamba-Nya.

Namun di balik cobaan ini, terdapat berbagai rahasia atau hikmah yang tidak dapat di nalar oleh akal manusia.

Sakit Menjadi Kebaikan Bagi Seorang Muslim Jika Dia Bersabar

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya :

“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin, sesungguhnya semua urusannya merupakan kebaikan, dan hal ini tidak terjadi kecuali bagi orang mukmin. Jika dia mendapat kegembiraan, maka dia bersyukur dan itu merupakan kebaikan baginya, dan jika mendapat kesusahan, maka dia bersabar dan ini merupakan kebaikan baginya. (HR. Muslim)

Sakit Akan Menghapuskan Dosa

Ketahuilah wahai saudaraku, penyakit merupakan sebab pengampunan atas kesalahan-kesalahan yang pernah engkau lakukan dengan hati, pendengaran, penglihatan, lisan dan dengan seluruh anggota tubuhmu.

Terkadang penyakit itu juga merupakan hukuman dari dosa yang pernah dilakukan.

Sebagaimana firman Allah ta’ala :

“Dan apa saja musibah yang menimpamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. asy-Syuura: 30).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

”Tidaklah menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan, penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengannya dosa-dosanya. (HR. Muslim)

Sakit Akan Membawa Keselamatan dari Api Neraka

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya :

“Janganlah kamu mencaci maki penyakit demam, karena sesungguhnya (dengan penyakit itu) Allah akan mengahapuskan dosa-dosa anak Adam sebagaimana tungku api menghilangkan kotoran-kotoran besi. (HR. Muslim)

Oleh karena itu, tidak boleh bagi seorang mukmin mencaci maki penyakit yang dideritanya, menggerutu, apalagi sampai berburuk sangka pada Allah dengan musibah sakit yang dideritanya.

Bergembiralah wahai saudaraku, sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Sakit demam itu menjauhkan setiap orang mukmin dari api Neraka.” (HR. Al Bazzar, shohih)

Sakit Akan Mengingatkan Hamba Atas Kelalaiannya

Wahai saudaraku, sesungguhnya di balik penyakit dan musibah akan mengembalikan seorang hamba yang tadinya jauh dari mengingat Allah agar kembali kepada-Nya.

Biasanya seseorang yang dalam keadaan sehat wal ‘afiat suka tenggelam dalam perbuatan maksiat dan mengikuti hawa nafsunya, dia sibuk dengan urusan dunia dan melalaikan Rabb-nya.

Oleh karena itu, jika Allah mencobanya dengan suatu penyakit atau musibah, dia baru merasakan kelemahan, kehinaan, dan ketidakmampuan di hadapan Rabb-Nya.

Dia menjadi ingat atas kelalaiannya selama ini, sehingga ia kembali pada Allah dengan penyesalan dan kepasrahan diri.

Allah ta’ala berfirman yang artinya :

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (para rasul) kepada umat-umat sebelummu, kemudian Kami siksa mereka dengan (menimpakan) kesengsaraan dan kemelaratan, supaya mereka memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri. (QS. al-An’am: 42)

Yaitu supaya mereka mau tunduk kepada-Ku, memurnikan ibadah kepada-Ku, dan hanya mencintai-Ku, bukan mencintai selain-Ku, dengan cara taat dan pasrah kepada-Ku.

(Tafsir Ibnu Jarir)

Terdapat Hikmah yang Banyak di Balik Berbagai Musibah

Wahai saudaraku, ketahuilah di balik cobaan berupa penyakit dan berbagai kesulitan lainnya, sesungguhnya di balik itu semua terdapat hikmah yang sangat banyak.

Maka perhatikanlah saudaraku nasehat Ibnul Qoyyim rahimahullah berikut ini :

“Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah (yang dapat kita gali, Namun akal kita sangatlah terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia di bawah sinar matahari.”

(Lihat Do’a dan Wirid, Yazid bin Abdul Qodir Jawas)

Ingatlah saudaraku, cobaan dan penyakit merupakan tanda kecintaan Allah kepada hamba-Nya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Sesungguhnya Allah ta’ala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi mereka cobaan.” (HR. Tirmidzi, shohih).

Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami keyakinan dan kesabaran yang akan meringankan segala musibah dunia ini.

Aamiin..

***

Oleh : Abu Hasan Putra

Sumber : Belajar Ilmu Fikih

Iklan

39 Comments

  1. Sip mba, kalau pas sakit emang rasanya ngeluh aja pinginya.. Tapi kalau pas sehat ya pethakilan.. Hehe.

    Makasih artikelnya dah ngingetin sekaligus motivasi juga..
    Lanjut nulis.. Boleh request artikel?
    Artikel tentang manfaat sedekah.. Sekaligus sama kisah inspiratif nya.. Atau pengalaman anda sendiri mba..

    Disukai oleh 1 orang

          1. Aminn mba, makasih doanya.. Soalnya tadi aq juga ngobrol dikit lah sana blogget yg sudah pro, pv dia 100.000 an… Kyak media besar klau bisa segitu.. Tpi dia dah 7 tahun di blog… Klau aq kan baru 4 bulan jd ya , gak bnyk ngarep tpi ttep usaha..

            Disukai oleh 1 orang

  2. Kalau aku saat sakit, suka menautkan dg kejadian sebelumnya.
    Seperti pilek misalnya, tapi bukan menyalahkan ke “es” yang aku.minum, atau karena “hujan” yang turun. Tapi lebih banyak tentang kesalahan dan kelalaian yang aku buat di hari hari sebelumnya.
    Anggap saja ini hukuman dari perbuatan kemarin.

    Disukai oleh 1 orang

  3. Wow, nasehat2 yg Islami skli. Btul, jngn bnyak ngeluh, tp bersyukurlah dlm sgla hal dan sllu ingat sang Pencipta.

    Oya, di dlm Islam itu cobaan dan ujian itu sama ya mknanya? Klau dlm sudut pndang sy, cobaan dan ujian itu beda (bkn skdar kata yg interchangeable). Beda tujuannya.

    Cobaan itu lbih bersifat negatif (mndatangkan kburukan/kehancuran; biasanya Iblis yg suka mncobai). Sdangkan ujian itu lbih bersifat positif (mndatangkan kbaikan dan hikmah; Tuhan yg menguji). Namun, Tuhan pun bs mnjadikan cobaan sbgai ujian bg umatNya.

    Maaf, cuma pendapat sy, mbak. Tdk mutlak jg.

    Disukai oleh 1 orang

    1. Tujuannya untuk sama2 mengingatkan supaya menjadi lebih baik, terutama untuk sy ☺

      Berbeda mas Des, Ujian adalah management Allah yang memantau manusia yang berkeinginan untuk mencapai sebuah tujuan, agar Allah mengetahui secara otomatis mana yang dengan sungguh-sungguh dan mana yang hanya setengah hati, serta mana yang hanya di mulut saja atau malah sebaliknya.

      Di satu pihak cobaan adalah materi yang menjadi isi dari pada ujian, sementara di sisi lain cobaan adalah materi yang menjadi isi daripada adzab.

      Cobaan mempunyai peran ganda yang Allah kirimkan kepada orang-orang yang sedang duji dan cobaan juga dikirim oleh Allah kepada orang-orang yang sedang diadzab.

      Cobaan hidup baik fisik maupun non fisik, akan menimpa semua orang, baik berupa lapar, haus, sakit, rasa takut, kehilangan orang-orang yang dicintai, kerugian harta benda, dan lain sebagainya.

      Tidak ap mas Desfotrin 😊 kita bebas berpendapat, asalkan tidak ada hal2 yg merugikan orang lain.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s